SANDRA's Multiply Site

Iseng - iseng

Blog EntryPEMERIKSAAN PENUNJANG PADA PENYAKIT TUBERKULOSISMay 14, '08 2:49 AM
for everyone

Penyakit infeksi yang cukup sering diderita oleh masyarakat Indonesia adalah penyakit Tuberkulosisi (TB) paru. Penyakit ini dapat menyerang semua umur dan terutama pada usia produktif (dewasa muda). Dalam menentukan adanya penyakit ini pada seorang penderita seringkali seorang dokter memerlukan pemeriksaan penunjang selain
pemeriksaan fisik yang dilakukannya. Hal ini dilakukan karena  seringkali gejala penyakit TBC yang timbul tidak khas dan menyerupai penyakit lainnya sehingga seringkali disebut sebagai the great imitator.

Pemeriksaan penunjang ini juga bertujuan untuk menentukanklasifikasi TB (jika terbukti) yang akan berdampak pada jenis pengobatan yang dilakukan (lihat topik mengenai pengobatan TB). Pemeriksaan yang cukup penting adalah pemeriksaan radiologik, pemeriksaan bakteriologik (dari sputum/dahak), pemeriksaan darah dan pemeriksaan uji kulit.  

Pemeriksaan radiologik standar ialah foto rentgen dada (paru) dari arah depan dengan atau tanpa foto (tampak samping) lateral. Pada  pemeriksaan foto toraks TB dapat memberi gambaran bermacam-macam bentuk (multiform) sehingga sering disebut sebagai the great imitator.  

Gambaran radiologik yang dicurigai sebagai kelainan TB yang masih aktif, bila didapatkan gambaran bayangan berawan / nodular di bagian tas paru, gambaran kavitas (lubang pada paru), terutama lebih dari satu yang dikelilingi oleh bayangan opak (putih) berawan atau nodular, bayangan bercak milier (berbintik-bintik putih seukuran
jarum pentul) yang berupa gambaran nodul-nodul (becak bulat) miliar yang tersebar pada lapangan paru, dan gambaran berupa efusi pleura (terdapatnya cairan pada selaput paru).  

Sedangkan pada gambaran radiologik yang dicurigai lesi TB inaktif, bila didapatkan gambaran fibrotik (jaringan penyembuhan luka seperti serabut putih yang halus) pada bagian atas paru, gambaran kalsifikasi (perkapuran yang tampak putih), atelektasis (jaringan paru yang tidak mengembang), fibrothorax dan atau penebalan pleura (selaput pelapis paru-paru). Pada tuberkulosis kronis dapat terjadi pneumothoraks (timbulnya udara yang mendesak jaringan paru-paru)dengan atau tanpa efusi (cairan), yang secara radiologis memberikan gambaran radiolusen (lebih hitam) dengan corakan bronkovaskuler (paru) menghilang pada pleura yang terisi udara, gambaran kolaps, cairan, atau desakan jantung.

Pemeriksaan bakteriologik untuk menentukan kuman tuberkulosis
mempunyai arti yangsangat penting dalam penegakkan diagnosis(sebagai alat diagnostik pasti).
Bahan yang dapat digunakan ialah dahak, bilasan bronkus, jaringan paru, cairan pleura dll.

Macam - macam pemeriksan bakteriologik ialah ; Pemeriksaan yang
menggunakan mikroskop biasa yang diberikan pewarnaan khusus dimana bakteri M. tuberculosis akan tetap tahan terhadap asam (tetap memberikan warna merah) sehingga disebut sebagai
bakteri tahan asam (BTA). Dahak diambil sebanyak 3 x yaitu dahak sewaktu, pagi dan sewaktu yang dilakukan secara berturut - turut. 

Bila didapatkan hasil 2 x positif maka dikatakan mikroskopik BTA (+), bila 1 x positif, 2 x negatif maka pemerisaan BTA perlu diulang kembali. Pada pemeriksaan ulangan didapatkan 1 x positif maka dikatakan mikroskopik BTA (+), sedangkan bila 3 x negatif dikatakan mikroskopik BTA (-).

Untuk memastikan jenis kuman yang menginfeksi juga dapat dilakukan pemeriksaan biakan / kultur kuman dari dahak yang diambil.  

Pemeriksaan yang lebih mutahir yaitu dengan meneliti darah (pemeriksaan serologi) penderita dan memeriksanya dengan berbagai metoda yaitu, ELISA, Mycodot, test PAP, Dot – EIA, TB PCR dan BACTEC.  

Hasil pemeriksaan darah rutin kurang menunjukkan indikator yang spesifik untuk tuberkulosis. Biasanya akan dijumpai peningkatan Laju Endap Darah (LED) namun nilai LED yang normal tidak menyingkirkan diagnosis. Selain itu dapat dijumpai limfositosis
(tingginya kadar limfosit-salah satu jenis seldarah putih) pada hitung jenis leukosit (sel darah putih ).  

Pemeriksaan adanya penyakit TB kadang dilakukan dengan memeriksa
jaringan yang  dapat diperoleh melalui biopsi (pengambilan dan pemeriksaan jaringan) paru, biopsi pleura
(selaput paru), biopsi kelenjar getah bening yang membesar dan biopsi organ lain di luar paru. Dapat juga dilakukan aspirasi(menyedot) dengan menggunakan jarum halus.

Diagnosis pasti infeksi TB didapatkan bila pemeriksaan histopatologi pada jaringan paru memberikan hasil berupa granuloma (jaringan terinfeksi dengan sel yang khas pada infeksi TB yaitu sel darah putih datia langhans) dengan perkijuan.  

Pemeriksaan test tuberkulin ini sangat berarti dalam usaha mendeteksi infeksi TB di daerah dengan prevalensi (kasus) tuberkulosis rendah. Di Indonesia karena angka prevalensi TB paru yang tinggi maka test tuberkulin sebagai alat bantu diagnosis
kurang berarti terutama pada orang dewasa. Test dilakukan dengan
penyuntikan ke kulit dengan bahan inaktif kuman tersebut yang kemudian akan dinilai dalam 2 hari.

Test dianggap positif bila terjadi pembengkakan atau kemerahan melebihi ukuran 15 mm. Uji ini akan mempunyai makna bila didapatkan konversi dari uji yang dilakukan sebelumnya atau bila kepositifan dari uji yang didapat besar sekali. Test yang positif tidak
selalu diikuti dengan penyakit, sebaliknya test yang negatif tidak dapat menyingkirkan diagnosis TB paru.  

Walaupun beragam jenis pemeriksaan penunjang yang dilakukan yang
bertujuan untuk menemukan adanya penyakit TB paru sedini mungkin, namun tanpa kewaspadaan kita semua untuk mengenali adanya gejala TB pada orang di dekat kita atau bahkan kita sendiri dan memeriksakannya ke dokter, maka semua itu tidaklah berarti. Oleh karena itu jagalah kesehatan anda sebab dengan daya taha tubuh yang baik kuman ini tidak akan tumbuh dan yang juga cukup penting adalah periksakan diri anda ke dokter secara
teratur.

Blog EntryDISENTRI PADA BALITAMay 14, '08 2:40 AM
for everyone

Bila sikecil tampak lemas karena bolak balik buang air besar disertai suhu tubuh yang tinggi dan nyeri tiap mengeluarkan kotoran dan feses dibarengin darah dan lendir , kalau iya maka ini merupakan gejala disentri.

Menurut dr.Hadjat S. darah dan lendir adalah gejala disentri yang paling utama. Sindroma disentri dapat disebabkan oleh semua mikroba, bakteri atau parasit.
Bisa juga karena intoleransi laktosa . Sindroma disentri umumnya
disebabkan karena adanya kuman shigella dan parasit entamoeba histolityca, walau kuman penyebabnya berbeda namun kedua infeksi itu menunjukkan adanya feses berdarah dan berlendir. Sindroma disentri merupakan salah satu jenis diare akut.

Sindroma disentri dapat menular melalui berbagai cara dan media, sindrome ini banyak dialami dimasa balita, namun jarang menimpa anak usia dibawah satu tahun karena pada usia ini pengawasan orang tua sangatlah ketat.

Komplikasi Disentri

komplikasi disentri biasa terjadi akibat adanya faktor resiko pada anak yang tidak mendapat ASI, berstatus gizi buruk atau sedang menderita campak.

Komplikasi berawal dari melunaknya dinding usus sehingga bakteri shigella dapat menginvasi jauh kedalam, luka yang terjadi didinding usus menjadi semakin parah karena tercemar racun yang dihasilkan bakteri tadi, sehingga memicu terjadinya perforasi usus atau usus pecah yang ditandai dengan feses bercampur darah.

Pengobatan

Dokter akan memberikan antibiotik sesuai dengan gambaran klinis diare, tes laboratorium diperlukan untuk mengetahui tanda2 ketahanan kuman dan jenis disentri. Namun biasanya dokter akan memberikan antibiotik selama 5-7 hari.

Pemberian makanan untuk penderita disentri haruslah yang lunak dan tidak memiliki rasa yang tajam, serta harus berprotein tinggi karena diperlukan untuk proses penyembuhan, pemberian air minum yang banyak sangat dianjurkan agar tidak terjadi dehidrasi.

Kondisi bertambah parah

Apabila kondisi si sakit makin lemah, tidur terus menerus, perut kembung, demam tak kunjung turun, diare yang makin sering disertai darah yang banyak segeralah bawa anak ke rumah sakit mungkin telah terjadi komplikasi, dalam hal ini maka pasien perlu penangan lebih jauh dan perawatan intensif di rumah sakit.

DIARE

Diare merupakan keadaan dimana seseorang menderita mencret-mencret,
tinjanya encer dan kadang muntah-muntah. Diare juga disebut dengan muntaber ( muntah berak), muntah mencret atau muntah bocor, kadang tinja penderita mengandung darah dan lendir dan diare juga menyebabkan cairan tubuh terkuras keluar melalui tinja.

Bila penderita diare banyak sekali kehilangan cairan tubuh maka hal ini dapat menyebabkan kematian terutama pada bayi dan anak-anak usia dibawah lima tahun.

Penyebab diare

penyebab diare yang terpenting adalah:

-karena adanya peradangan usus: karena kolera, disentri, bakteri-bakteri lain, virus dsb.
-karena kekurangan gizi: kelaparan, kekurangan zat putih telur
-karena keracunan makanan
-karena tak tahan makanan tertentu: karena bayi/anak tak tahan meminum susu yang mengandung lemak atau laktosa.

Terjadinya diare

Diare dapat ditularkan melalui tinja yang mengandung kuman diare. Air sumur atau air tanah yang telah tercemar kuman diare, atau makanan dan minuman yang telah terkontaminasi kuman diare, atau tidak mencuci tangan sebelum memberikan makan/minum pada bayi/anak, memasak dll yang tanpa disadari sebenarnya tangan telah terkontaminasi kuman diare yang tak tampak oleh mata telanjang.

Cara menolong penderita diare

Minumlah garam oralit untuk mencegah terjadinya kekurangan cairan tubuh karena diare, minumlah cairan oralit sebanyak mungkinpenderita mau. Berikan minuman/ jus buah yang disukai anak, tetap susui bayi yang menderita diare karen asi terbukti memberikan perlindungan dan ketahanan bagi anak.

Bila diare tidak kunjung berhenti segeralah bawa anak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Cara mencegah diare

-Buang airlah ditempatnya dan tidak disembarang tempat, latih anak untuk buang air dikakus
-Cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan.
-Cuci tangan sebelum memasak makanan dan pastikan tangan anda selalu bersih ketika memberikan makan pada bayi atau balita. Pastikan peralatan makan dan minum anak bersih dan tidak terkontaminasi kuman apapun juga.

Untuk bayi usahakan -
-Selalu memasak/merebus peralatan makan dan minumnya terlebih dahulu.
-Minum dan makanlah makanan yang sudah dimasak. Hindari memberikan
makanan setengah masak/setengah matang pada anak.
-Pastikan air yang dimasak benar-benar mendidih.
-Berikanlah ASI selama mungkin kepada anak, disamping pemberian
makanan lainnya.
-Bayi yang minum susu botol lebih mudah terserang diare dari pada bayi yang disusui ibunya.
-Tetap menyusui anak walaupun anak terserang diare.
-Pastikan tangan sipengasuh tetap bersih ketika mengasuh anak atau
memberikan makan dan minum pada anak.
-Jaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan tempat tinggal.


Blog Entry10 Alasan Mengonsumsi Yoghurt May 14, '08 2:38 AM
for everyone

Menurut William Sears, MD, dan Martha Sears, RN --penulis buku The
Family Nutrition Book; Everything You Need to Know About Feeding Your
Children from Birth Through Adolescence -- ada 10 alasan mengapa yoghurt
baik untuk dikonsumsi.

1. Mudah dicerna.
Yoghurt lebih mudah dicerna ketimbang susu. Adanya bakteri hidup dan
aktif akan memproduksi enzim laktase, enzim yang jumlahnya kurang pada
anak dengan intoleransi laktosa. Proses pengulturan juga akan memecah
laktosa (gula susu) menjadi glukosa dan galaktosa, sehingga lebih mudah
diserap oleh anak dengan intoleransi laktosa.

2. Baik untuk kesehatan usus
Yoghurt mengandung bakteri baik seperti Lactobacteria, terutama
acidophilus. Bakteri itu meningkatkan bakteri baik pada kolon, Sehingga
akan menurunkan risiko kanker kolon.

3. Membantu proses penyerapan nutrisi
Yoghurt meningkatkan pe nyerapan kalsium dan vitamin B. Adanya asam
laktat pada yoghurt akan membantu mencerna kalsium susu. Dengan begitu,
kalsium akan lebih mudah diserap.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh
Penelitian yang dilakukan terhadap 68 orang yang mengonsumsi yoghurt dua
cangkir per hari menunjukkan hasil yang cukup positif. Mereka ini
mempunyai kadar interferon lebih tinggi. Dalam kamus saku kedokteran
Dorland, interferon adalah famili glikoprotein yang salah satu
pembentukannya dapat dirangsang oleh bakteri, berfungsi sebagai
imunoregulator dan mengeluarkan aktivitas antivirus. Penelitian lain
yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa yoghurt mengandung faktor
yang memiliki efek antitumor.

5. Membantu penyembuhan infeksi saluran cerna
Keberadaan virus dan gangguan saluran cerna akan membentuk luka pada
lapisan usus, terutama sel-sel yang memproduksi laktase. Walau hanya
sementara, anak-anak bisa mengalami intoleransi laktosa selama 1-2 bulan
pasca infeksi saluran cerna. Karena mengandung sedikit laktosa dan
banyak enzim laktase, para dokter sering memanfaatkan yoghurt untuk
memulihkan kesehatan alat cerna. Penelitian menunjukkan, yoghurt
mempercepat penyembuhan diare pada anak.

6. Menurunkan infeksi jamur.
Konsumsi satu gelas yoghurt setiap hari akan mengurangi pertumbuhan
jamur pada vagina. Hal ini akan menurunkan risiko terjadinya infeksi
jamur pada vagina.

7. Kaya kalsium
Dalam satu gelas yoghurt rata-rata terkandung sekitar 450 mg kalsium.
Mineral ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kolon. Orang yang diet
tinggi kalsium seperti di negara Skandinavia, mempunyai tingkat kejadian
kanker kolorektal lebih rendah dibanding negara lain.

8. Sumber protein.
Satu gelas yoghurt tawar mengandung 10-14 gram protein atau sekitar 20
persen dan kebutuhan protein harian. Proses fermentasi membuat protein
yang ada pada yoghurt lebih mudah dicerna.

9. Menurunkan kadar kolesterol.
Para ahli memperkirakan, bakteri hidup yang ada pada yoghurt mampu
berasimilasi dengan kolesterol. Bisa juga karena yoghurt mengikat asam
empedu, sehingga menimbulkan efek menurunkan kolesterol.

10. Makanan penolong.
Keberadaan protein yang mudah dicerna serta asam laktat yang
meningkatkan penyerapan mineral, membuat yoghurt baik dikonsumsi oleh
anak dengan gangguan penyerapan di saluran cerna.

Blog EntryBERMACAM - MACAM PENYAKIT CACARMay 14, '08 2:30 AM
for everyone
Macam-macam penyakit cacar
dr.Martin Leman, DTM&H

Kebanyakan orang pasti pernah mendengar istilah penyakit cacar. Namun kenyataannya tidak semua orang tahu secara persis penyakit apa yang dimaksud. Belum lagi ada istilah yang semakin campur aduk, antara penyakit cacar, cacar air, cacar ular, dan cacar monyet.

Berikut ini uraian singkat mengenai penyakit-penyakit tersebut yang serupa tapi sesungguhnya tidaklah sama :

Cacar
Penyakit cacar dalam bahasa medis disebut variola, sedangkan dalam
bahasa Inggris disebut small pox. Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan sangat mudah menular.

Gejala yang terjadi bagi yang terinfeksi adalah demam, dan muncul gelembung-gelembung berisi nanah secara serentak di kulit daerah wajah, tangan, kaki, dan akhirnya seluruh tubuh. Penyakit ini
kerap berakibat fatal, terutama bila mengenai bayi atau lanjut usia.
Bagi yang bisa sembuh pun, akan memberikan bekas di kulit berupa
bopeng-bopeng.

Untungnya, penyakit ini sudah tidak ada lagi dunia. Di abad 19, seluruh dunia berupaya memberantas penyakit ini dengan imunisasi. Di wilayah Indonesia, imunisasi cacar telah dilakukan sejak tahun 1856, oleh Pemerintahan Hindia - Belanda. Setelah proses yang panjang dan penuh kerja keras, akhirnya penyakit ini tidak ditemukan lagi di Indonesia sejak tahun 1974 dan selanjutnya WHO menetapkan Indonesia bebas dari cacar. Berkat kerjasama seluruh dunia, akhirnya tahun 1980 pun dunia dinyatakan sudah bebas dari penyakit cacar.

Seiring dengan musnahnya penyakit cacar ini, akhirnya sejak saat itu
tidak lagi diperlukan vaksinasi cacar. Berita dan pembahasannya pun
makin lama makin menghilang. Tak heran, akhirnya ada juga sebagian orang awam yang tidak pernah mendengar dan asing dengan penyakit cacar ini.

Cacar Air
Cacar air, walaupun namanya mirip dengan cacar, merupakan penyakit yang berbeda. Cacar air, dalam bahasa medisnya disebut 'varisela', dan dalam bahasa Inggris dinamai chicken pox. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama virus varisela-zoster.

Serupa dengan cacar, gejala yang muncul sama-sama ada demam. Akan tetapi perbedaan terdapat pada gelembung yang muncul kecil-kecil dan tidak serentak, yang dimulai dari bagian tubuh penderita lalu menjalah ke anggota tubuh lainnya. Secara umum, penyakit cacar air ini jauh lebih ringan dan tidak seberbahaya penyakit cacar.

Vaksinasi penyakit ini sesungguhnya sudah ada cukup lama, namun hingga kini belum banyak dilakukan di Indonesia. Vaksinasi cacar air sampai hari ini belum menjadi bagian dari program imunisasi dasar yang diwajibkan, mengingat biayanya yang masih mahal sehingga tidak semua orang mampu menjangkaunya. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) saat ini menjadwalkan pemberian imunisasi cacar air ini bagi anak usia 10 tahun ke atas, bila memang belum terkena cacar air. Namun jika dikehendaki dan memang mampu, vaksin sudah boleh diberikan setelah usia 1 tahun, dan diulang 10 tahun kemudian untuk melindunginya saat dewasa.

Cacar Ular
Walaupun namanya cacar ular, penyakit ini tidak disebabkan oleh ular.
Cacar ular adalah nama awam untuk penyakit Herpes Zoster. Penyakit ini merupakan bentuk reaktivasi penyakit cacar air (varisela) yang pernah diderita seseorang sebelumnya.

Perlu diketahui, bila seseorang terkena infeksi virus varisela-zoster untuk pertama kali, maka akan timbul penyakit cacar air. Setelah sembuh, virus tersebut tidaklah musnah seluruhnya dari tubuh penderita, melainkan berdiam di dalam tubuh penderita, tepatnya di ganglion saraf tepi penderitanya. Virus yang berdiam dalam tubuh penderita ini dapat sewaktu-waktu muncul kembali dan menyebabkan penyakit yang dinamai Herpes Zoster.

Walau di dalam tubuhnya terdapat virus ini, namun kebanyakan orang
memang tidak mengalami penyakit Herpes Zoster. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh yang baik yang dapat menekan virus ini berkembang.
Sebaliknya, pada orang yang daya tahannya sedang menurun, tak jarang
penyakit ini tiba-tiba muncul menyerang.

Gejala yang terjadi pada penyakit ini awalnya hampir sama dengan cacar air, yaitu terjadi demam dan badan terasa pegal-pegal. Selanjutnya sedikit berbeda dengan penyakit cacar air, walaupun virus penyebabnya sama.

Pada Herpes Zoster, gelembung muncul dalam suatu kelompok yang
menyerupai garis lebar dengan dasar kulit kemerahan, yang muncul dari bagian belakang tubuh dan menjalar ke arah depan pada salah satu sisi tubuh. Mungkin karena gambaran kelainan yang seperti gambar ular ini, maka ada yang menemakannya cacar ular. Sebenarnya gelembung ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk wajah, namun yang paling sering adalah dari punggung ke bagian dada.

Ada mitos yang mengatakan, bila deretan gelembung muncul dari kedua sisi tubuh, dan kedua ujungnya bertemu, maka akan fatal akibatnya. Mitos ini tidaklah tepat, namun ada unsur benarnya juga. Yang jelas, deretan gelembung memang umumnya muncul hanya di salah satu sisi saja. Bila sampai muncul di kedua sisi, berarti infeksi yang terjadi sangat berat, dan daya tahan tubuh penderita dalam keadaan sangat lemah dan buruk.

Tentunya kondisi fisik yang demikian ini memang memiliki risiko yang
bisa berakibat fatal. Walaupun jarang, kasus seperti ini dapat dijumpai pada penderita yang mendapat terapi imunosupresan (penekanan sistem kekebalan tubuh) dosis tinggi dalam jangka panjang atau pada penderita HIV / AIDS.

Cacar Monyet
Istilah cacar monyet memang relatif tidak sepopuler istilah cacar
lainnya yang telah disebutkan di atas. Penyakit ini nama ilmiahnya
adalah impetigo bulosa, atau ada pula yang menamakan impetigo
vesikulo-bulosa. Berbeda dengan jenis cacar lainnya yang disebabkan
karena infeksi virus, cacar monyet ini disebabkan oleh bakteri
Staphylococcus aureus.

Secara klinis, penderita tidak mengalami demam ataupun gejala umum
seperti pada cacar air ataupun herpes zoster. Gejala yang didapatkan
adalah adanya gelembung yang munculnya terutama di ketiak, dada, dan
punggung. Gelembung yang muncul ini cepat pecah dan jumlahnya tidak
begitu banyak, namun kerap kali disertai pula oleh miliaria (biang
keringat).

Penyakit ini memang tidaklah seberat penyakit lainnya, karena terbatas pada lapisan kulit saja. Namun tentunya tidak berarti tidak perlu diobati. Apalagi karena yang menjadi penyebab adalah bakteri, yang untuk memusnahkannya diperlukan obat antibiotika yang dioleskan pada tempat yang terkena.

Ada yang mengatakan, penyakit ini disebut cacar monyet, sebab kelainan yang tampak di kulit memang bagi orang awam sedikit banyak mirip dengan penyakit cacar. Sedangkan asal usul dikaitkan dengan monyet, konon karena umumnya kulit terasa gatal sekali dan kerap menyebabkan penderitanya menggaruk-garuk tubuhnya terus menerus... seperti monyet.

Blog EntryFEVER IN CHILDRENMay 14, '08 2:14 AM
for everyone
Fever in Children
Purnamawati S Pujiarto, Dr SpAK, MMPed

Demam merupakan masalah yang sering menimpa anak kita dan tidak
sedikit kita2 sebagai orang tua mudah panik sehingga langsung ke dokter anak dan berharap agar cepat sembuh. Sebenarnya kalau kita tahu apa itu demam dan cara mengatasinya, tidak selalu kita harus ke dokter loh...

Lalu apa sih demam itu?

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak mencapai lebih dari 38C dan prosesnya terdiri dari 3 fase, yaitu (1) menggigil sampai suhu tubuh mencapai puncaknya (2) suhu menetap dan (3) suhu menurun.
Demam juga merupakan mekanisme tubuh untuk melawan penyakit, karena
suhu tubuh yang tinggi dapat membunuh virus (yang bisa meningkat jumlahnya  pada suhu tubuh rendah). So better not to treat low grade fever.

Bagaimana bisa timbul demam?

Peningkatan suhu tubuh ditimbulkan oleh beredarnya molekul kecil didalam tubuh kita yang disebut PIROGEN (zat pencetus panas). Zat ini juga berguna untuk mengerahkan sel darah putih ke lokasi infeksi dan terjadinya peningkatan pirogen ini bisa disebabkan karena;

1. Infeksi
2. Non Infeksi, seperti alergi, tumbuh gigi, keganasan, autoimun
(adanya kesalahan "program" di dalam tubuh dimana organ tubuh kita
disangka sebagai "musuh" dan diserang oleh sistem kekebalan tubuh kita sendiri) dan lain2.

Diantara kedua penyebab diatas, demam lebih sering disebabkan karena
infeksi, bisa oleh bakteri atau virus and in most cases (more than 75%),infeksi ini disebabkan oleh virus,terutama pada bayi dan anak .

Jadi bisa disimpulkan bahwa demam bukanlah suatu penyakit, melainkan
suatu gejala....dan gejala tidak akan hilang apabila penyebabnya tidak ditangani.
Makanya ketika anak diberikan obat penurun panas (tempra, panadol),
dalam beberapa jam panasnya naik lagi, ini terjadi karena obat penurun panas tidak menyembuhkan penyakitnya.

Lalu apa dong gunanya minum obat penurun panas? gunanya adalah
supaya menurunkan suhu tubuh, agar suhu tubuh tidak terus meningkat dan supaya anak merasa nyaman (pain killer), tetapi bukan untuk menormalkan suhu tubuh!
Sekali lagi mohon di ingat - demam bukan penyakit - demam adalah gejala & yang terpenting - cari penyebabnya.

Kalau penyebabnya infeksi virus seperti pilek atau flu, obatnya hanya waktu dan beberapa pegangan di bawah ini. Jangan berikan antibiotik karena antibiotik tidak dapat membunuh virus

Cara mengatasi demam

1. Minum Banyak karena demam dapat menimbulkan dehidrasi (baca
"kerugian yg dapat terjadi karena demam").

2. Kompres anak dengan air hangat.
Kok bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas. Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas.

3. Beri obat penurun panas, acetaminophen atau paracetamol seperti
tempra, panadol, atau paracetol, tylenol, sesuai dosis. Kapan obat penurun panas diberikan? Bila suhu di atas 38.5C, atau bila anak uncomfortable.
Sebaiknya jangan berikan obat demam apabila panasnya tidak terlalu tinggi (dibawah 38.5C).

Ingat:

· Sebaiknya kompres dilakukan ketika: anak merasa uncomfortable,
suhu mencapai 40C, pernah kejang demam/keluarga dekat pernah
menderita kejang demam atau anak muntah2 sehingga obat tidak bisa masuk.

· Cara melakukan kompres: taruh anak di bath tub mandi dengan air
hangat (30-32C) atau usapkan air hangat disekujur tubuh anak. Kalau anak menolak, duduk di bath tub beri mainan & ajak bermain.

Kerugian yang dapat terjadi karena demam

1. Dehidrasi
Tanda2nya: ubun2 cekung, kencingnya sedikit dan apabila punggung
tangannya dicubit, kulitnya lambat kembali.
Yang harus dilakukan: beri minum yang banyak, jus buah, es batu atau es krim. Apabila anak muntah atau diare, berikan oralit, pedialite, atau kalau sudah di atas usia 1 tahun tetapi tidak menyukai pedialit atau oralit, dapat diberikan pocari sweat atau gatorade (yang penting minuman yg  mengandung elektrolit).

2. Kejang Demam(Febrile convulsion)
Jarang terjadi, terutama pada anak usia antara 6 bulan - 3 tahun. Tanda2nya:
hilang kesadaran,  kedua tangan kakinya bergerak dalam waktu yang
sebenta(istilah nya kejang  yg menyeluruh atau generalized, tidak hanya satu sisi saja atau tangan saja atau kaki saja), biasanya berlangsung beberapa detik dan tidak lebih dari  5 menit.

Berbeda dgn kejang yg disebabkan epilepsi (kejang nya lama, tidak harus seluruh anggota tubuh yang mengalami kejang, dan setelah kejang tidak sadar)or radang otak akibat herpes simplex yg tanda2nya: hanya sebelah tangan kakinya yg bergerak dan terjadi dlm waktu lama, lebih dr 10 menit, dan setelah kejang pasien tidak sadar.

Walau nampak menakutkan, kejang demam umumnya tidak berbahaya,
namun begitu apabila anak mengalami kejang, sebaiknya dibawa ke dokter. Ada obat yang dapat mengurangi kejangnya, seperti diazepam atau valium yang berguna untuk merelaksasi otot. Tapi harus diberikan ketika terjadi kejang,tidak berguna apabila diberikan sebelum atau sesudah kejang.

Obat demam
Tabel dibawah menunjukkan beberapa obat demam yang tersedia di
Indonesia.

     Ibuprophen
     Acetaminophen
     Acetosal
     Metamizole

Untuk mengobati nyeri,
     demam, peradangan.
      demam, nyeri.
     nyeri, demam, peradangan.
     nyeri, demam, peradangan.

      Merk Dagang
     Proris, Fenris, Motrin
     Tempra, Panadol
     Aspilet, Aspirin, Aseptosal
     Novalgin

Efek Samping
Iritasi lambung, pendarahan saluran pencernaan. Jgn diberikan bila anak muntah/diare.
Paling aman, bila sesuai dosis. Overdose menyebabkan kerusakan hati.
Gangguan otak dan hati, iritasi lambung. Tidak untuk anak dibawah 12
tahun.
Alergi (contoh: muka bengkak)

Prinsip dalam menangani demam
Dibawah ini merupakan hal2 yg harus kita lakukan apabila anak demam as recommended by Mayo Clinic USA dan AAP )American Academy of
Pediatrics):
- Cari tahu penyebab panasnya.
- Don't panic! umumnya demam tidak membahayakan jiwa.
- Amati perilaku anak. Bila pada suhu tidak terlalu tinggi anak masih riang, aktif dan mau main, maka kita tidak perlu panik.
- Jangan memberikan obat penurun panas bila demam tidak tinggi.
- Mengetahui kapan harus cemas dan menghubungi dokter (lihat dibawah).

Kapan harus menghubungi dokter?
Dibawah adalah panduan yang dibuat oleh American Academy of Pediatrics:
- Bila bayi berusia kurang dr 3 bln dgn suhu tubuh mencapai 38C atau lebih.
- Bila bayi berusia 3-6 bln dgn suhu tubuh mencapai 38.3C atau lebih.
- Bila bayi & anak berusia lebih 6 bln dgn suhu tubuh mencapai 40C atau lebih.
- Tidak mau minum/ telah mengalami dehidrasi.
- Menangis terus menerus.
- Tidur terus menerus.
- Kejang
- Sesak nafas, gelisah, muntah or diare.

FEVER
1. Cari penyebab timbulnya demam; pada anak penyebab utamanya
adalah infeksi virus.
2. waspadai kemungkinan terjadinya komplikasi dehidrasi.
3. Selama infeksi masih berlangsung, memang harus ada demam. Beri
minum lebih banyak dari biasanya.

Ingat: DO NOT TREAT LOW GRADE FEVER (< 38.3C)


Selain bisa jadi obat mujarab mengatasi rasa takut, bermain peran (roleplay) juga merangsang imajinasi dan kemampuan verbal si prasekolah.
 
"Ibuuu...ada ayam, aku takut!" jerit Susan, seorang bocah prasekolah
sambil berlari kencang dan mencoba berlindung di belakang ibunya saat melihat hewan peliharaan tetangganya melintas di depannya. "Ah...masa udah gede takut sama ayam. Kamu, kan, suka makan ayam?" goda si ibu.

Menurut Rustika Thamrin Karim, Psi., memang umumnya rasa takut pada anak muncul karena anak sering ditakut-takuti. Umpamanya dengan ucapan, "Awas, lo, kalau masih nangis terus dan enggak mau diem, nanti kamu dipatuk ayam." Atau "Pokoknya, kalau makannya enggak habis, Mama panggilin dokter biar nyuntik kamu!"

Memang, sih, metode semacam ini amat tokcer untuk "memaksa" anak mau
menuruti keinginan orang tuanya. Alhasil, anak selalu takut jika melihatbahkan mendengar suara sosok siapa pun atau binatang yang baginya telanjur dianggap menyeramkan. Padahal sosok maupun binatang yang selama ini dianggap menakutkan si kecil tersebut sebetulnya sama sekali tak berbahaya. "Itulah akibat yang mestinya dicermari kalau orang tua hanya mencari jalan pintas dengan cara menakut-nakuti anak," tegas psikolog dari biro konsultan Karim.

BERIMAJINASI LEWAT ROLE PLAY
Bermain peran, jelas psikolog yang akrab disapa Tika, menjadi satu satu cara yang cukup efektif untuk mengatasi rasa takut anak. Dalam permainan ini si anak memerankan sosok yang selama ini dianggap menakutkannya.

Ketakutan yang bercokol dalam diri si kecil dimanifestasikan melalui
cara ini, hingga diharapkan dia tak memiliki rasa takut lagi di kemudian hari.
Bermain peran juga dapat membuat anak pandai berimajinasi karena
memerankan sosok yang bukan dirinya. Misalnya, dia mengkhayalkan dirinya menjadi dokter yang menurutnya termasuk sosok menyeramkan. Melalui cara ini, anak belajar berempati pada posisi orang lain. Selain belajar bereksplorasi dan berimajinasi serta meningkatkan kemampuan verbal,dengan bermain peran anak juga diharapkan dapat mengatasi rasa takut dalam dirinya.

Berikut ini rasa takut yang banyak dialami anak dan cara mengatasinya dengan cara bermain peran:

1. Takut Dokter
Anak biasanya takut dokter karena pengalamannya pernah disuntik yang
ternyata rasanya cukup menyakitkan bagi mereka. Maka tak heran, baru
memasuki ruangan dokter atau melihat peralatan sampai mencium "bau"
obatnya saja, anak sudah menjerit-jerit atau menangis histeris. Apalagi kalau saat diperiksa dan disuntik.
Penyebabnya selain karena punya pengalaman traumatik, bisa jadi ia dulu kenyang ditakut-takuti bakal disuntik dan sebagainya oleh orang tuanya.

* Cara mengatasinya:
Anak memainkan peran sebagai dokter, sedangkan orang tua atau kakak/adik berpura-pura menjadi pasiennya. Gunakan mainan berbentuk alat-alat yang biasa digunakan dokter, seperti stetoskop. Biarkan anak bereksplorasi dan berimajinasi memerankan dokter yang sedang memeriksa pasien.
Secara tak langsung, anak menjadi tahu bagaimana cara dokter menghadapi pasien-pasien yang takut diperiksa. Semisal dengan cara menenangkannya, "Jangan takut, ya, Bu-Pak. Saya cuma periksa sebentar aja, kok.
Kalaupun harus disuntik, enggak sakit, kok. Kan, supaya lekas sembuh."

Dengan berpura-pura memberikan nasihat seperti itu, bukan tidak mungkin sosok dokter justru menarik minatnya dan malah bercita-cita menjadi dokter.

2. Takut pada orang yang baru dikenal
Tak jarang anak-anak tampak takut pada orang yang pertama kali
ditemuinya. Dia akan berusaha menjaga jarak, apalagi orang yang
menghampirinya itu berwajah kurang "bersahabat". Yang juga kerap
terjadi, orang tua terkesan berlebih saat menasihati anaknya untuk tidak terlalu akrab dengan orang yang tidak dikenal. "Awas, kamu jangan deket-deket sama orang yang enggak kamu kenal. Bisa-bisa kamu nanti diculik, lo!"

Memang, sih, ada segi positifnya bila orang tua senantiasa wanti-wanti si kecil agar waspada terhadap orang lain atau yang baru dikenalnya.
Tapi tentunya bukan dengan cara berlebihan yang menyebabkan si kecil
malah selalu ketakutan pada orang lain.

* Cara mengatasinya:
Ajak anak bermain tamu-tamuan. Ikutkan pula teman-temannya. Posisikan dia untuk bergantian memainkan peran sebagai tamu yang berkunjung kerumah orang lain, atau sebagai nyonya rumah yang kedatangan tamu.
Bermain peran untuk mengikis rasa takut pada orang lain juga bisa
dilakukan dalam berbagai situasi, seperti di toko, sekolah dan tempat keramaian lainnya.

3. Takut Binatang
Adalah hal yang wajar bila anak takut pada binatang yang baru pertama kali dilihatnya. Apalagi bila hewan itu kelihatannya buas dan menyeramkan. Hanya saja sungguh sayang bila orang tua tak berusaha menjelaskan dan memperkenalkan anak pada binatang-binatang yang ditemuinya tadi. Seperti mengajaknya mengelus-elus bulu kucing atau memberi makanan pada induk ayam dan anak-anaknya. Sangat tidak bijaksana pula jika orang tua malah menambah rasa takut anak pada binatang yang sebenarnya relatif tak membahayakan. "Awas, jangan dekat-dekat, nanti kamu dicakar kucing."

* Cara mengatasinya:
Anak bermain peran sebagai sosok pemandu/pelatih sirkus yang sehari-hari melatih binatang. Ini akan menyadarkan anak bahwa binatang pada dasarnya bisa dilatih untuk menurut dan diajak bekerja sama.

Cara lain adalah dengan bermain sandiwara di panggung yang menggelar cerita tentang hewan-hewan sebagai sahabat manusia.

4. Takut Hantu
Banyaknya tayangan televisi yang menyajikan program acara bertajuk
cerita hantu tak ayal ikut mempengaruhi kadar rasa takut anak-anak.
Ironisnya, tak sedikit orang tua yang menjadikan cerita hantu ini
sebagai "senjata" untuk menakuti-nakuti si kecil. Meskipun rasa takut pada hantu bisa saja terjadi akibat faktor "genetik" berupa sikap penakut dari orang tuanya.

* Cara mengatasinya:
Anak bermain peran sebagai hantu yang selalu membantu orang yang
kesulitan seperti film/buku cerita Casper. Atau bisa juga berperan
sebagai penyihir yang baik hati. Jadi, anak mempersepsikan hantu bukan sebagai sosok yang menakutkan.

5. Takut Sekolah
Anak yang pertama kali masuk TK awalnya takut beradaptasi dan
bersosialisasi dengan guru dan teman-teman barunya. Terlebih bila orang tua juga tak berusaha memperkenalkan si kecil pada temannya.

* Cara mengatasinya:
Sebelum didaftarkan masuk TK, anak diajak bermain sekolah-sekolahan.
Anak bermain peran sebagai murid atau guru. Saudara sepupu si kecil atau tetangganya yang seusia bisa dilibatkan untuk berpura-pura sebagai murid. Sehingga anak tak takut dan tak canggung lagi di hari pertamanya masuk TK.

BERKEMBANG JADI FOBIA
Jika sejak kecil anak selalu takut, sementara tak ada dorongan dari
orang tua untuk mengatasi rasa takut tersebut, tidak tertutup
kemungkinan ketakutannya bisa berkembang menjadi fobia/takut yang
berlebihan. "Kalau tak diantisipasi, bisa menjadi sesuatu yang
menghambat segalanya. Ke mana-mana takut, hingga jiwanya juga tak
berkembang," tutur Tika.

Padahal sebagai orang tua harusnya tahu bahwa anak membutuhkan rasa aman dan nyaman. Bila lingkungan malah membuat anak makin merasa takut, maka jangan harap bakal tercipta rasa aman dan nyaman. Kelak jika suasana takut itu terus-menerus "dipelihara", justru proses bermain dan belajar si anak akan terganggu juga.

Selain karena lingkungan yang tak mendukung anak untuk mengatasi rasa takutnya, ternyata penelitian juga menunjukkan bahwa fobia itu
"ditularkan" oleh orang tua, terutama sang ibu. Pasalnya, sosok ibu
lebih memiliki kedekatan emosional dengan si anak daripada dengan ayah.

Contoh konkret, bila ibu takut pada suasana gelap, maka secara otomatis bila kondisi itu muncul, ibu secara spontan akan mencengkeram tangan si kecil. Dengan kata lain bisa membuat anak ikut-ikutan takut.

Nah, untuk menghilangkan fobia takut ini dibutuhkan proses dan latihan. Yang patut diperhatikan, ketakutan irasional ini bisa menggeneralisasi alias bisa berdampak sangat luas dan parah. Misalnya, anak yang takut ayam, jangankan bertemu dengan hewan petelur itu, mendengar suara ayam berkotek saja sudah bergidik. Atau contoh lain jika di masa kecilnya selalu ditakut-takuti buaya, melihat cicak yang memiliki kemiripan dengan buaya pasti sudah mampu membuatnya takut.

Kasus yang cukup parah adalah seoarang anak yang secara tak sengaja
menyaksikan kilatan petir di siang hari diiringi suara yang menggelegar sehingga membuatnya terkejut bukan kepalang. Apa akibatnya? Dia takut pada suasana siang hari. Anak itu meminta orang tuanya untuk menutup rapat jendela sekaligus gordennya serta tak boleh ada nyala lampu di rumahnya. Si anak justru senang pada suasana gelap karena dia beranggapan jika gelap gulita takkan ada petir.

Dampak yang paling parah, sepanjang hari dia terus menutup telinganya meskipun tak ada mendung atau hujan yang rawan muncul petir bersahutan. "Generalisasinya bisa sangat luas," papar Tika.

Bagi anak yang takut dokter, perasaan ini dapat tergeneralisasi pada
hal-hal lain yang memang masih berhubungan. Umpamanya, melihat orang
yang berbaju putih saja dia akan ketakutan. Atau ketika mendengar orang yang menyebutkan kata "dokter", ia langsung berdebar-debar meski tak ada sangkut paut dengan dirinya. Tak heran begitu masuk ruang periksa atau bertemu dengan dokter dalam sosok yang nyata, pastilah dia menjerit-jerit dan menangis ketakutan.

PERAN AKTIF ORANG TUA
Menurut literatur, anak usia prasekolah mulai mengetahui sesuatu atau sosok yang menakutkan dari buku-buku cerita seperti dongeng atau melalui video, film kartun dan tayangan televisi lainnya yang bertubi-tubi.

Misalnya sajian bertopik kriminalitas atau kisah-kisah bernuansa
misteri/hantu.
Kebiasaan menakuti-nakuti anak sudah saatnya ditinggalkan. Mestinya
orang tua menyadari efek berkepanjangan yang bisa ditimbulkan. Kalaupun anak susah diatur, tak ada salahnya mencari cara lain yang lebih bijak. Yang pasti, jangan sampai mengusik rasa aman dan nyaman si prasekolah.

Orang tua juga seyogyanya menjadi sosok teladan bagi si kecil. Artinya, bila ibu/bapak sendiri adalah seorang yang penakut, maka jangan heran bila sifat ini "menular" pada anak. Jadi, setakut apa pun, orang tua harus berupaya untuk tampil yakin dan tetap tenang, terutama ketika berada di hadapan anak.

Usaha lainnya adalah mencoba membangun sikap positif. Misalnya,
memberikan penjelasan kepada anak bahwa sosok dokter itu baik hati dan
pintar. Alhasil, rasa takut anak terhadap dokter, klinik, atau rumah
sakit berangsur-angsur bisa terkikis bahkan lenyap.
Ada baiknya pula orang tua meluangkan waktu untuk mendengarkan dengan telinga dan hati, apa gerangan yang ditakutkan anak. Tentunya tak sekadar menyimak pembicaraan si kecil, berilah dukungan yang positif dan penjelasan yang menenangkan agar anak dapat mengatasi rasa takutnya.

SUMBER: NAKITA

Blog EntryINFO BAGUS TENTANG PENYAKIT KANKERMay 2, '08 2:16 AM
for everyone

UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINS SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK
BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN:
"ADA CARA ALTERNATIF".

Update dari John Hopkins:
1.Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang biak hingga berjuta jumlah nya.
Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa "tidak ada sel kanker lagi" setelah menjalani pengobatan,
itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut
sudah berada dibawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi

2.Sel cancer tumbuh antara 6 sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.

3.Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.

4.Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.

5.Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.

6.Kemoterapi, meracuni sel cancer yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum,gastro- intestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat
menyebabkan kerusakan pada organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.

7.Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.

8.Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan  tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.

9.Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.

10.Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2 lainnya.

11.Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak

 

 


SEL CANCER MEMAKAN:

* Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih.

Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.

* Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker.
Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula)sel-sel cancer akan kelaparan.

* Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam.
Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya.
Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi.
Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan.
Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.

* Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain , kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline.

20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah.
Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan  dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat.

Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar  (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.

* Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi.
The hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menhindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran.
Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.

* Protein dari daging sulit untuk di cerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.

* Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.

* Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram,yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.

* Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa.
Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh.
Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang  dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.

* Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular.
Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2 cancer.

Jangan menggunakan tempat plastic di microwave
1.Jangan memasukan botol air ke freezer
2.Jangan menggunakan 'plastic wrap' di microwave

Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters- nya.
Informasi ini juga diedarkan di
Walter Reed Army Medical Center.

Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara.
Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita.

Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan
kandungan dioxin yang terdapat dalam plastik.

Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle,  hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini.
Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.
Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh.

Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware,Pyrex atau keramik.
Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa yang ada di kertas tersebut.

Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji  beralih dari produk foam ke kertas.
Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.

Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti Saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur)


Blog EntryPenyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi May 2, '08 2:08 AM
for everyone

Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman "KELADI TIKUS" (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.

Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. "Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa," kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia .

Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris , Australia , Sel andi a Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut dian gkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut.

"Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan," jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. "Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh tersebut," ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996.

"Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ," kenang Patoppoi sambil tersenyum.

Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu. Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana . Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu.

Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. "Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat," lanjut Patoppoi.

Akhirnya, dengan tekad bulat dan do'a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemu dian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut.

"Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai," kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.

Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. "Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal," lanjut Boni.

Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. "Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ," kata Patoppoi. Para dokter itu kemu dian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. "Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami," lanjut Patoppoi.

Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali."Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif," sambung Boni sambil tertawa.

Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemu dian menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasik an bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia .

Kemu dian Dr. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh," sambung Patoppoi.

Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia .

Kemu dian , pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut.

"Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos," ujar Boni.

Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. "Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini," lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.

Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos.

Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemu dian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.

Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang , Malaysia . Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia .

Ternyata saat Patoppoi mendapat buku "Cancer, Yet They Live" edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya . Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya dian gkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia , yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta , telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo. Cancer Care Malaysiatelah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. "Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita," kata Boni.

Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. "Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan.

Kemu dian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia," lanjut Boni.

"Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran. " tambahnya.

Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah.

Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.

Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia

Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai "ter-kun" atau dokter-dukun.

"Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern," kata dokter tersebut.

Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut.

"Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis m andi berkubang lagi," sambung Boni sambil tertawa.

Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemu dian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan.

Menurut data Cancer Care Malaysia , berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.

Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel "Obat Kanker" bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial "Cancer Care Indonesia " beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no.5 Jakarta , telp : 021-4894745

Blog EntryPenyakit Seputar Saluran Pernafasan May 2, '08 2:05 AM
for everyone

 Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) – Selesma (Flu)Flu disebabkan oleh virus dan biasanya, lamanya terinfeksi 5 hari - 2 minggu, tergantung daya tahan tubuh dan ada tidaknya orang lain di sekitar, yang juga terinfeksi.

Ingus/pilek yang keluar saat flu, adalah mekanisme tubuh untuk membuang virus yang tengah berkembang biak di rongga hidung dan sekitarnya.

 Cara penularan flu:

  • Melalui batuk atau bersin
  • Kontak langsung
  • Pemakaian suatu barang bersama-sama
  • Udara dingin atau karena tidak memakai baju hangat sehingga anak masuk angin, bukanlah penyebab flu

 Gejala flu:

  • Hidung meler dan buntu
  • Mata merah berair
  • Diawali dengan ingus encer dan bening, kemudian menjadi kental dan kehijauan, diakhiri dengan ingus yg kembali bening dan encer
  • Batuk
  • Bersin
  • Suara agak serak
  • Nyeri dan sakit pada tulang, sendi dan otot
  • Demam

  Cara mengatasi:

  • Pada dasarnya yang dapat menyembuhkan flu adalah sistem imun (tentunya butuh waktu), bukan obat flu, bukan antibiotik, bukan juga vitamin C.
  •   Berbagai penelitian membuktikan bahwa dengan atau tanpa obat , waktu penyembuhan akan tetap sama
  • Bila anak demam dengan suhu >38,5 C, berikan paracetamol
  • Bila ingus sangat kental, berikan air garam steril   (NaCl 0,9%) sebagai tetes hidung (dapat dibeli di apotek dengan dosis sesuai anjuran dokter/petugas kesehatan). Air garam ini tidak menimbulkan efek samping karena merupakan air garam yg ada di dalam tubuh kita
  • Sedot ingus  dengan menggunakan alat pengisap lendir juga membantu mengurangi sumbatan, sebelum bayi minum susu atau sebelum tidur
  • Ciptakan ruangan yg lembab dengan memasang humidifier, pelembab udara atau letakkan seember air panas dalam ruangan.
  • Perbanyak mengkonsumsi cairan (air putih, air buah, dll).

 Pencegahan:

  • Cuci tangan
  • Jauhkan anak dari penderita selesma terutama bayi <3 bulan
  • Ajarkan anak untuk tidak menggunakan barang milik orang lain terutama peralatan makan dan minum, saputangan, serbet, handuk, dll
  • Ajarkan anak untuk menutup mulut dengan tissue saat abtuk atau bersin
  • Jaga kebersihan rumah terutama kamar mandi dan dapur

Konsultasikan ke dokter jika:

  • Bayi <3 bulan
  • Demam > 72 jam
  • Batuk > 1 minggu atau batuk hebat dengan muntah-muntah
  • Rewel dan letargi (kesadaran menurun)
  • Sesak napas atau tampak kebiruan sekitar bibir dan mulut
  • Jarang buang air kecil atau tidak mau minum
  • Dahak ada darahnya
  • Ingus hijau kental > 2 minggu

Batuk

 Batuk adalah salah satu mekanisme pertahanan tubuh , berupa daya refleks untuk membersihkan saluran pernafasan kita dari lendir atau benda asing yang tersedak (susu, kacang, dll).

 Jenis batuk:

  • Batuk yang menggonggong (barking)

Penyebabnya adalah krup/infeksi virus yang menyebabkan radang  disaluran pernafasan atas (pita suara dan pipa udara (trakea) akibat virus, atau bisa juga karena alergi atau perubahan suhu di malam hari. Biasa menyerang anak usia 6 bulan – 3 tahun.

 Krup bisa terjadi secara mendadak di tengah malam, dengan batuk yang seperti menggonggong atau menyalak dan seolah tanpa henti. Cara mengatasi: buat ruangan lembab (memasang humidifier, pelembab udara atau letakkan seember air panas dalam ruangan) dan hubungi dokter.

  • Batuk dengan mengi

Mengi adalah suara nafas yang muncul saat anak mengeluarkan nafas. Penyebabnya antara lain pembengkakan di saluran pernapasan , asma, atau adanya benda yang menyumbat saluran pernafasan. Bila anak pernah mengalami sebelumnya, kemungkinan besar asma. Cara mengatasi: berikan obat hirup/inhaler yang telah diresepkan dokter dan hubungi dokter jika tidak membaik. Bila anak belum pernah mengalami, hubungi dokter, karena adanya kemungkinan tersedak benda asing.

  • Batuk dengan selesma atau flu

Umumnya flu disertai batuk (baik batuk kering ataupun berdahak). Batuk biasanya berlangsung 1 minggu dan umumnya justru terjadi saat gejala flu sudah reda.

  • Batuk dengan demam

Bila anak batuk, demam tidak tinggi dan pilek, biasanya adalah flu. Bila saat demam hari ke 3-4 timbul ruam yang khas, ada kemungkinan itu campak (disebabkan oleh virus). Bila batuk disertai demam tinggi >39C, anak lesu dan nafasnya cepat, segera hubungi dokter, karena dikhawatirkan pneumonia.

  • Batuk dengan muntah

Bila anak batuk dan akhirnya muntah, ini disebabkan karena banyaknya dahak yang masuk ke lambung anak sehingga timbul rasa mual. Tidak membahayakan kecuali muntahnya terus menerus.

  • Batuk secara mendadak

Biasanya karena ada makanan, cairan atau muntahan yang salah masuk ke dalam saluran pernafasan, sejumlah kecil makanan atau benda kecil yang terperangkap di kerongkongan anak. Bila batuk tidak kunjung reda hubungi dokter.

  • Batuk malam hari

Batuk yang sering memburuk di malam hari, dikarenakan saat anak berbaring, sumbatan pada hidung dan sinus mengalir ke tenggorokan   dan menimbulkan iritasi.

  • Batuk siang hari

Umumnya penyebabnya adalah alergi, asma, flu dan infeksi saluran pernafasan lainnya. Udara dingin atau aktivitas fisik dapat memperberat batuk, dan seringkali membaik pada malam hari/saat beristirahat. Sebaiknya AC tidak dinyalakan, tidak ada binatang piaraan atau asap, yang menyebabkan anak batuk.

  • Batuk menetap untuk jangka lama

Batuk karena salesma bisa sampai dengan 3 minggu. Asma, alergi, atau infeksi kronis di sinus atau jalan nafas mungkin juga jadi penyebab batuk yang lama. Jika lebih dari sebulan, konsultasikan ke dokter.

  • Batuk pada bayi

Bayi <6 bulan rentan terkena RSV (respiratory syncitial virus) yang bisa menyebabkan bronkiolitis dan pneumonia.

  • Batuk disertai bunyi saat menarik nafas (whooping coughs)

Bunyi whoop sering terdengar setelah anak batuk , yaitu pada saat anak tersebut berusaha menarik nafas dalam setelah batuk terus menerus selama beberapa kali. Jika begitu, ada kemungkinan bayi terkena batuk rejan/pertusis, terlebih bila belum mendapatkan vaksin DPT. Konsultasikan ke dokter.

  • Batuk dengan stridor

Berbeda dengan mengi, stridor merupakan suara nafas yang berisik dan kasar yang terdengar pada saat anak menghirup nafas. Segera konsultasikan ke dokter.

Cara mengatasi:

  • Beri anak minum cairan hangat yang banyak
  • Pergunakan bantal yg agak tinggi
  • Jangan ada asap rokok di rumah atau di sekeliling anak.
  • Buat ruangan jadi lembab (memasang humidifier, pelembab udara atau letakkan seember air panas dalam ruangan)
  • Tidak memberikan obat batuk yang kerjanya menekan refleks batuk, karena tidak menyembuhkan penyakit yang menyebabkan timbulnya batuk dan menyebabkan lendir tidak keluar dari saluran pernafasan. Obat penekan refleks batuk bisa diberikan kalau penyebab batuk adalah proses keganasan yang menyebar ke paru-paru.

  Konsultasikan ke dokter bila:

  • Mengalami kesulitan bernafas
  • Bibir, wajah dan lidah biru / pucat
  • Mengalami demam tinggi
  • Bayi <3 bulan yg telah batuk selama beberapa jam
  • Menimbulkan bunyi „whoop" waktu mengambil nafas setelah batuk
  • Batuk darah
  • Ada stridor saat menghirup nafas
  • Ada mengi saat menghembuskan nafas
  • Tampak lesu

  Home treatment

  • Istirahat di rumah dan cuci tangan untuk mencegah penularan
  • Jaga agar lingkungan tetap lembab (tidak menggunakan AC, memasang humidifier, pelembab udara atau letakkan seember air panas dalam ruangan)
  • Minuman dingin seperti jus dapat memberi rasa nyaman, hindari soda.
  • Tidak memberikan obat batuk yang dijual bebas
  • Bila hidung tersumbat, berikan air garam steril   (NaCl 0,9%) sebagai tetes hidung (dapat dibeli di apotek dengan dosis sesuai anjuran dokter/petugas kesehatan). Air garam ini tidak menimbulkan efek samping karena merupakan air garam yg ada di dalam tubuh kita
  • Sedot ingus  dengan menggunakan alat pengisap lendir juga membantu mengurangi sumbatan, sebelum bayi minum susu atau sebelum tidur
  • Perbanyak mengkonsumsi cairan (air putih, air buah, dll).

Radang Tenggorokan

Pada bayi dan anak kecil  umumnya disebabkan oleh infeksi virus ringan, jadi tidak memerlukan antibiotik. Hanya 15% disebabkan oleh bakteri, umumnya menyerang anak >4 tahun (diagnosa penyebabnya adalah bakteri, harus dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium biakan usap tenggorok).

Gejala dan keluhan (umumnya menghilang dalam waktu 3 hari)

  • Sakit menelan, menolak makan, tenggorokan sakit
  • Tenggorokan merah dan membengkak, ditemukan bintik-bintik atau selaput berwarna putih
  • Demam
  • Kelenjar getah bening didaerah leher membesar dan nyeri
  • Sakit telinga
  • Pada tonsilitis, tonsil membengkak dan sakit

 Cara mengatasi:

  • Beri banyak cairan/minum, minum yang dingin (bukan dari lemari pendingin) dan tidak terasa asam, memberikan rasa nyaman di tenggorokan
  • Berikan parasetamol secara berkala
  • Pada anak yang sudah besar berikan lozenges, tablet isap. Bila anak >8 tahun, ajarkan ia untuk kumur-kumur dengan larutan antiseptik.
  • Antibiotik hanya diberikan bila terbukti ada infeksi bakteri

 Umumnya radang tenggorokan adalah gangguan kesehatan ringan, akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Konsultasikan ke dokter bila berlangsung >1 minggu dan bila keluhan tonsilitis tidak mereda dalam 24-48 jam.

Sumber:

Masalah-Masalah Kesehatan Umum Pada Anak, makalah Pesat 3, dr Purnamawati S Pujiarto, SpAK MMPed

Bayiku Anakku, Serial Intisari, dr Purnamawati S Pujiarto, SpAK MMPed

 

 


Blog EntryMULTIPLE INTELLIGENCE (KECERDASAN MAJEMUK)May 2, '08 1:58 AM
for everyone
Diambil dari Buletin BeingMom edisi No.41 - 9 November 2007

 Semua orang tua secara natural menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, terutama dari segi pendidikan. Dahulu (dan mungkin juga hingga kini), tingkat intelektual seorang anak sering diartikan sebagai nilai yang dicapainya dalam sebuah tes atau peringkat yang diraihnya di sekolah. Kecerdasan intelektual ini biasanya diukur dengan tes yang dikenal sebagai tes IQ. Berdasarkan hasil tes IQ tersebut seorang anak akan diberi `label' sebagai anak yang pintar atau bukan. Dan biasanya, ada nilai dari beberapa mata pelajaran tertentu yang dipercaya secara signifikan berkorelasi dengan kecerdasan anak tersebut. Salah satunya adalah mata pelajaran matematika. Hal ini menyebabkan banyak orang tua yang `mengagungkan' mata pelajaran yang satu ini dan mengira bahwa anak-anak yang mampu menggeluti bidang ilmu eksakta lebih cerdas ketimbang anak-anak yang menggeluti bidang ilmu lain.

 Namun, pada tahun 1980an, seorang psikolog dari Universitas Harvard bernama Howard Gardner mengubah pendapat itu dengan menyatakan bahwa kecerdasan tidak bersifat tunggal. Kecerdasan ada beraneka ragam. Dan setiap orang, termasuk anak-anak, memiliki karakteristik kecerdasan yang berbeda-beda.

Ada 8 jenis kecerdasan menurut Gardner :

Kecerdasan Linguistik

kemampuan untuk menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan kejadian, membangun kepercayaan dan kedekatan, mengembangkan argumen logika dan retorika, atau mengungkapkan ekspresi dan metafora. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan linguistik adalah wartawan dan reporter, tenaga penjual, penyair, copywriter, penulis dan pengacara.

 Kecerdasan Logika-Matematika

kemampuan menggunakan angka-angka untuk menghitung dan mendeskripsikan sesuatu, menggunakan konsep matematis, menganalisa berbagai permasalahan secara logis, menerapkan matematika pada kehidupan sehari-hari, peka terhadap pola tertentu, serta menelaah  berbagai permasalahan secara ilmiah. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan logika matematika adalah : akuntan, ahli statistik, insinyur, penemu, pedagang, dan pembuat program komputer

 Kecerdasan Musikal

kemampuan untuk mengerti dan mengembangkan teknik musikal, merespon terhadap musik, menggunakan musik sebagai sarana untuk berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal, dan menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan musikal adalah guru musik, pembuat instrumen atau alat musik, pemain band atau konduktor, DJ, kritikus musik, kolektor musik, pencipta lagu atau penyanyi.

 

 

Kecerdasan Spasial

kemampuan untuk mengenali pola ruang secara akurat, menginterpretasikan ide grafis dan spasial serta menerjemahkan pola ruang secara tepat. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan spasial adalah photographer, decorator ruang, perancang busana, arsitek, pembuat film.

 Kecerdasan Kinestetik (Bodily-Kinesthetic )

kemampuan untuk menggunakan seluruh atau sebagian dari tubuh untuk melakukan sesuatu, membangun kedekatan untuk mengkonsolidasikan dan meyakinkan serta mendukung orang lain, dan menggunakannya untuk menciptakan bentuk ekspresi baru. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan ini adalah mekanik, pelatih, pengrajin, atlet, aktor, penari atau koreografer.

 Kecerdasan Interpersonal

kemampuan untuk mengorganisasikan orang lain dan mengkomunikasikan secara jelas apa yang perlu dilakukan, berempati kepada orang lain, membedakan dan menginterpretasikan berbagai jenis komunikasi dengan orang lain, dan memahami intensi, hasrat, dan motivasi orang lain. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan interpersonal adalah manajer, politisi, pekerja sosial, pemimpin, psikolog, guru atau konsultan.

 Kecerdasan Intrapersonal

Kemampuan untuk menilai kekuatan kelemahan, bakat, ketertarikan diri sendiri serta menggunakannya untuk menentukan tujuan, menyusun dan mengembangkan konsep dan teori berdasarkan pemeriksaan ke dalam diri sendiri, memahami perasaan, intuisi, temperamen, dan menggunakannya untuk mengekspresikan pandangan pribadi. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan ini adalah perencana, pemuka agama, atau ahli filosofi.

 Kecerdasan Naturalis

Kemampuan untuk mengenali dan mengelompokkan dan menggambarkan berbagai macam keistimewaan yang ada di lingkungannya. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan naturalis ini adalah ahli biologi atau ahli konservasi lingkungan.

 Selain kedelapan jenis kecerdasan diatas, ternyata masih ada bentuk kecerdasan lain, yaitu

 Kecerdasan Eksistensial

Kemampuan untuk menikmati pemikiran-pemikiran dan ingin tahu mengenai kehidupan, kematian dan realita yang ada. Anak-anak dengan tingkat kecerdasan eksistensial yang tinggi mungkin akan menunjukkan keingintahuan mengenai bagaimana bumi bertahun-tahun yang lalu, mengapa kita ada di bumi, apakah ada kehidupan di planet lain, ke mana mahluk hidup setelah mati, apakah ada dimensi kehidupan lain dan berbagai pertanyaan sejenis.


BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?

Kecerdasan Interpersonal

Secara umum, anak-anak dengan kecerdasan interpersonal tinggi akan dengan senang hati mengikuti semua kelompok kegiatan di dalam dan luar sekolah serta mudah berteman dimanapun ia berada. Anda dapat mendorongnya untuk menunjukkan perilaku yang baik dalam berteman. Anda bisa menuliskan berbagai perilaku yang anda ingin ia kembangkan. Namun ingatlah bahwa orang tua adalah contoh terdekat bagi anak anda. Jika anda ingin mereka bersikap sopan, maka anda pun harus bersikap yang sama, mereka akan mendengarkan anda jika anda juga mau mendengarkan mereka.

Kecerdasan Intrapersonal

Bantu anak-anak untuk belajar menentukan tujuan. Dorong mereka untuk membuat daftar hal-hal yang mereka inginkan atau ingin mereka lakukan lebih baik. Bantu mereka untuk memilah-milah tujuan tersebut menjadi langkah-langkah kecil.

Kecerdasan Logika-Matematika

Jika mereka terus bertanya mengenai cara kerja suatu benda, jawablah pertanyaan mereka dengan sabar dan dorong mereka untuk terus bertanya. Jika mereka ingin melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain, biarkan mereka mencobanya dahulu dan berikan motivasi untuk melakukannya sampai selesai. Jika mereka melakukan kesalahan, jelaskan dengan sabar dan jangan katakan bahwa anda sudah tahu bahwa cara itu tidak akan berhasil. Dorong mereka untuk ikut dalam kegiatan yang banyak membutuhkan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis misalnya klub catur atau klub robotik. Beberapa permainan yang bisa mengembangkan kecerdasan ini adalah catur, puzzle, Halma, Stratego, Risk atau Sudoku.

Kecerdasan Linguistik

Anak-anak dengan tingkat kecerdasan linguistik tinggi gemar menulis, membaca dan berbicara. Biarkan mereka berdiskusi mengenai buku atau sesuatu yang mereka baca. Untuk memperkaya kosa kata mereka, berikan permainan seperti Boggle atau Scrabble.

Kecerdasan Visual Spasial

Berikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi mereka melalui melukis, menggambar, mewarnai, dan kegiatan sejenis. Kembangkan kreativitas mereka dengan mendorong mereka untuk merancang pakaian atau bangunan. Beberapa permainan yang mendukung kecerdasan visual spasial adalah LEGO dan Blokus.

 Kecerdasan Musikal

Dorong anak anda untuk bergabung dengan kelompok paduan suara atau band di sekolah. Miliki satu jenis alat musik di rumah dan daftarkan ia ke dalam kursus musik. Perdengarkan berbagai jenis alat musik. Ajak mereka untuk mengarang lagu yang sesuai dengan kegiatan mereka saat itu.

Kecerdasan Kinestetik

Untuk mengembangkan jenis kecerdasan ini, dorong mereka untuk bergabung dalam tim olahraga di sekolah. Ajak mereka untuk melakukan kegiatan olah raga seperti berenang. Daftarkan mereka ke dalam kelas tari.

 BAGAIMANA MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?

 Ada berbagai cara untuk mengidentifikasi kecerdasan majemuk si kecil. Anda bisa datang ke psikolog dan minta untuk dilakukan tes terhadapnya. Masalahnya tes yang dilakukan umumnya berupa pertanyaan verbal dengan kunci jawaban yang standar. Hal ini bisa menjadi masalah jika si anak tidak mengerti benar pertanyaan yang diajukan karena berbagai alasan, misalnya perbedaan bahasa atau istilah yang digunakan, kondisi anak pada saat tes dilakukan (capek, ngantuk, marah) atau hambatan lain seperti spektrum autisme.

 Untuk mengatasi masalah tersebut, cara lain untuk mengukur kecerdasan majemuk si kecil adalah dengan melakukan tes sidik jari. Berbagai hasil riset dari para ahli dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari pola kulit) menunjukkan bahwa sidik jari berhubungan erat dengan perkembangan sistem syaraf seseorang. Hasil tes sidik jari ini dipercaya jauh lebih akurat daripada tes verbal.

 Cara termudah (dan temurah) adalah dengan melakukan pengamatan sendiri terhadap anak Anda. Berhati-hatilah dalam melakukan pengamatan. Anak anda mungkin mendapat nilai jelek dan tidak suka pada pelajaran matematika, namun sebenarnya dia memiliki tingkat kecerdasan logika matematika yang tinggi. Nilai jelek hanya karena dia tidak suka dan tidak mengerti cara mengajar sang guru matematika.

BEBERAPA PERTANYAAN UNTUK MEMBANTU MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK ANAK ANDA

 Kecerdasan Logika Matematika

Apakah anak anda :

§                   Menyenangi pelajaran matematika?

§                   Senang menyelesaikan berbagai soal matematika?

§                   Senang bekerja dengan komputer?

§                   Sering bertanya mengenai cara kerja suatu benda?

§                   Senang permainan yang menggunakan strategi, seperti puzzle, catur atau othello?

§                   Senang melakukan percobaan ilmiah?

Kecerdasan Linguistik

Apakah anak anda :

§                   Senang membaca buku?

§              Senang belajar kosa kata baru dan menggunakannya dalam berbicara atau menulis?

§                   Senang bercerita atau mendengarkan cerita?

§                   Memiliki ingatan yang baik tentang orang, tempat, nama dan tanggal?

§                   Sering kesal jika seseorang salah menggunakan kata?

 
Kecerdasan Spasial

Apakah anak anda :

§                   Senang menggambar?

§